Pinjaman Online Dana Tunai Cepat Cair | Dompet Kilat

Mudah, Cerdas, Aman.

Membangun Masa Depan Indonesia

Peer to Peer (P2P) Lending menyalurkan kebutuhan pendanaan ke masyarakat

Dompet Kilat mengembangkan teknologi
finansial (Fintech) melalui pendekatan baru

Dengan hanya mengandalkan smartphone (ponsel cerdas) Anda dapat melangkah dari proses tradisional menuju pada suatu layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan akses pendanaan instan di mana pun dan kapan pun!

Manfaat yang Kami Tawarkan

Pendanaan

  • Transaksi mudah, aman dan tanpa biaya apapun
  • Risiko terukur
  • Proses transparan dan terpercaya

Peminjam

  • Proses mudah & cepat
  • Pelunasan Fleksibel
  • Biaya murah & terjangkau

Cara kerja Dompet Kilat

Dompet Kilat dalam angka

100%

TKB90

Rp 50.184.521.371

Total outstanding pinjaman

Rp 86.819.604.100

Total pinjaman tersalurkan

Jumlah peminjam

Rp 77.117.963.500

Total pinjaman tersalurkan 2020

1406

Jumlah peminjam aktif

Pinjaman produktif untuk berbagai kebutuhan

Tentukan kebutuhan Anda, dan kami akan memenuhinya dalam waktu kilat!

  • Indosurya Plaza, Penthouse Floor Jalan M.H. Thamrin Kav 8-9 Jakarta 10230.
  • (021) 400-00855
  • hello@dompetkilat.co.id
  • Jam Operasional (Hari Kerja): 09.00-17.00
    Sabtu & Minggu: Libur
  • Telah berizin dan diawasi oleh:
  • Anggota dari:
  • Temukan kami di

Perhatian

  • Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

  • Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.

  • Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (Pemanfaatan Data) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

  • Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

  • Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

  • Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

  • Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

  • Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

  • Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalu escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK 01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang Undang Hukum Perdata.